Chevrolet mengganti Corvette E-Ray dengan Grand Sport X 2027, model all-wheel-drive hybrid baru yang meningkatkan tenaga dan menawarkan mode berkendara khusus. GSX menggabungkan mesin V-8 6,7 liter berkekuatan 535 hp dengan motor listrik 186 hp, menghasilkan total output 721 tenaga kuda. Langkah ini menandakan investasi berkelanjutan Chevrolet pada teknologi hibrida berkinerja tinggi dalam jajaran produk Corvette.
Kekuatan dan Performa
Grand Sport X dilengkapi dengan V-8 blok kecil terbaru GM, LS6, yang dipasangkan dengan motor listrik di gandar depan untuk memungkinkan penggerak semua roda. Motor listriknya diangkat dari ZR1X dan menghasilkan tenaga 186 hp dan torsi 145 lb-ft. Meskipun angka torsi puncak belum dirilis, output gabungan sebesar 721 hp memastikan performa yang kompetitif. GSX juga dilengkapi rem karbon-keramik standar dan tiga mode berkendara hybrid eksklusif: Endurance, Qualifying, dan Push-to-Pass, yang dioptimalkan untuk penggunaan di trek.
Desain dan Fitur
Baik model Grand Sport maupun Grand Sport X mengadopsi gaya bodi Corvette Z06 yang lebih lebar, lengkap dengan tanda pagar khas yang kini ditempatkan di spatbor belakang. GSX juga menawarkan mode “Stealth” untuk penggerak listrik terbatas hingga 80 km/jam, dan mode “Shuttle” yang dibatasi pada kecepatan 23 mph, yang dirancang untuk meminimalkan gangguan kebisingan.
Interiornya menampilkan skema warna Santorini Blue monokromatik dengan jahitan kontras merah, serta detail bordir eksklusif pada sandaran kepala dan matras.
Harga dan Ketersediaan
Chevrolet belum mengumumkan harga Corvette Grand Sport X 2027, tetapi diperkirakan akan melebihi harga awal E-Ray sebesar $111,095. Produksi dimulai musim panas ini di pabrik Bowling Green di Kentucky, dengan dealer menerima model baru pada paruh kedua tahun 2027.
Grand Sport X mewakili komitmen Chevrolet untuk memadukan tenaga listrik dengan performa tradisional Corvette. Model ini menawarkan pilihan menarik bagi pengemudi yang mencari kemampuan hybrid berkecepatan tinggi.





























