Genesis, divisi mewah Hyundai, sedang mengembangkan platform kendaraan khusus yang akan diluncurkan pada tahun 2027. Langkah ini menandakan strategi yang disengaja untuk membedakan kendaraannya dari Hyundai dan Kia, sehingga memperkuat posisinya sebagai merek premium yang berbeda. Arsitektur baru ini akan mengakomodasi powertrain listrik dan hybrid, yang berbeda dari platform E-GMP yang ada (digunakan pada GV60) dan M3 yang digunakan bersama dalam Hyundai Motor Group.
Perlunya Perbedaan
Menurut bos Genesis Eropa, Peter Kronschnabl, platform ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang selaras dengan ekspektasi premium. Hal ini mencakup “kemudi yang relatif langsung” dan pengaturan sasis yang menghindari kelembutan berlebihan – kualitas yang ditemukan pada merek-merek mewah yang sudah mapan. Tujuan intinya adalah untuk memastikan kendaraan Genesis menawarkan karakteristik pengendalian yang jelas berbeda dari kendaraan Hyundai dan Kia.
Pembalikan Hibrid dan Fleksibilitas Platform
Genesis baru-baru ini merevisi komitmen serba listriknya dan memilih untuk memperkenalkan varian hybrid mulai tahun depan. Pergeseran ini merupakan respons terhadap melambatnya permintaan kendaraan listrik premium di pasar-pasar utama. Oleh karena itu, kemampuan platform baru untuk mengakomodasi berbagai powertrain sangatlah penting. Meskipun Genesis mungkin berbagi sistem hybrid dan EV tertentu dengan merek saudaranya untuk mengoptimalkan biaya, arsitektur dasarnya akan tetap dibuat khusus.
Justifikasi Investasi: Pentingnya Skala Global
Mengembangkan platform khusus merupakan langkah yang tidak biasa untuk merek dengan volume yang relatif rendah (Genesis menjual 2.455 mobil di Eropa tahun lalu). Namun, CEO Hyundai Eropa, Xavier Martinet, menekankan bahwa jangkauan global Hyundai Motor Group yang substansial – termasuk 7 juta unit terjual pada tahun 2023 – menjadikan investasi ini layak dilakukan. Penjualan global merek ini sebesar 220.000 pada tahun 2023 dan target 350.000 pada tahun 2030 memperkuat kasus bisnis.
“Ketika Anda berpikir tentang volume [Eropa] dari Genesis, Anda mengatakan bahwa kami tidak dapat membenarkan investasi untuk 2.500 unit, memang benar… tetapi penjualan global merek tersebut sebesar 220.000 unit pada tahun lalu dan target 350.000 unit per tahun pada tahun 2030 memperkuat kasus bisnis secara signifikan.”
Pengembangan platform ini menggarisbawahi ambisi Genesis untuk bersaing langsung dengan produsen mobil mewah yang sudah mapan. Sambil memanfaatkan sumber daya Hyundai Motor Group, mereka memposisikan dirinya sebagai merek mandiri dengan dinamika berkendara yang unik dan identitas yang jelas. Peralihan ke model hybrid mencerminkan realitas pasar saat ini, sementara platform baru memastikan Genesis dapat beradaptasi dan tetap kompetitif dalam lanskap otomotif yang terus berkembang.























