Mazda Mempertimbangkan Pickup Berkinerja Tinggi Berdasarkan Teknologi EV China

9

Mazda sedang menjajaki kemungkinan memasuki pasar pikap performa tinggi dengan model yang berpotensi melebihi 600 tenaga kuda (440kW). Namun, langkah ini menunjukkan perubahan signifikan dari pendekatan tradisional merek tersebut, yang sangat bergantung pada teknologi yang bersumber dari Tiongkok. Ide intinya berpusat pada versi Deepal E07 yang diperbarui, kendaraan listrik unik dengan desain yang berubah. Ini bukan sekadar penjemputan; itu adalah kendaraan yang memikirkan kembali apa itu truk.

Koneksi Tiongkok

Fondasi dari usaha potensial ini terletak pada kemitraan Mazda dengan Changan, produsen mobil besar Tiongkok. Changan sudah memproduksi sedan Mazda 6e (EZ-6) dan akan segera memproduksi SUV CX-6e (EZ-60) melalui usaha patungan mereka. Kolaborasi ini memberi Mazda akses terhadap teknologi Deepal, termasuk desain inovatif E07.

Peluang utama: Mazda memanfaatkan kemitraannya di Tiongkok untuk berekspansi ke segmen baru tanpa pengembangan internal yang ekstensif. Hal ini merupakan tren yang sedang berkembang di industri otomotif, dimana efisiensi biaya dan kecepatan pemasaran merupakan hal yang terpenting.

Mengapa Pickup Kuat Sekarang?

Permintaan terhadap mobil pikap bertenaga listrik dan performa tinggi semakin meningkat, khususnya di pasar seperti Australia. Pembeli menginginkan kendaraan yang menggabungkan fungsionalitas dengan kegembiraan berkendara. Pesaing seperti BYD (dengan Shark 6) dan Ford Ranger hybrid plug-in sudah menunjukkan selera pasar terhadap kendaraan jenis ini.

Ini penting karena desain pikap tradisional terus berkembang. Konsumen tidak lagi hanya menginginkan utilitas; mereka menginginkan tenaga, efisiensi, dan pengalaman berkendara modern. Mazda melihat peluang untuk mengisi kesenjangan tersebut.

The Deepal E07: Pickup “Transformator”.

Deepal E07 bukanlah pikap konvensional. Ini dirancang sebagai “transformator”, yang mampu beralih antara konfigurasi SUV dan truk berkat panel kaca yang dapat dibuka sehingga memperlihatkan tempat tidur. Kendaraan ini tersedia dalam penggerak roda belakang bermesin tunggal atau penggerak semua roda bermesin ganda, keduanya ditenagai oleh baterai 90kWh yang menawarkan jangkauan hingga 550km (342 mil). Versi AWD dengan spesifikasi teratas menghasilkan tenaga 590 hp (440kW) dan dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam (0–62 mph) hanya dalam 3,9 detik.

Arah Masa Depan Mazda

Meskipun Mazda telah membangun reputasinya pada teknik yang efisien (teknologi Skyactiv), saat ini Mazda kekurangan platform pikap internal dan hanya mengandalkan BT-50 berbasis Isuzu D-Max. Pickup berperforma tinggi seperti E07 yang diperbarui dapat melengkapi jajaran kendaraan listrik Mazda dan membantu mengimbangi dampak CO2. Menurut Hiroshi Ozawa, General Manager Pusat Pengembangan Teknis Mobil Mazda Changan, ide ini patut dipertimbangkan.

“Pandangan pribadi saya adalah Deepal E07 yang dapat diambil, truknya [yang] terbuka, ini adalah kendaraan yang sangat menarik… Di Australia saya rasa pelanggan mungkin juga menyukai jenis kendaraan tersebut.”

Kesimpulan

Mazda serius mengevaluasi pikap berperforma tinggi berbasis teknologi EV China. Hal ini mewakili perubahan strategis bagi merek tersebut, memanfaatkan kemitraan yang ada untuk memasuki segmen pasar yang sedang berkembang. Meskipun belum ada keputusan resmi yang diambil, kemungkinan ini menyoroti kesediaan Mazda untuk mengeksplorasi pendekatan yang tidak konvensional untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus berkembang.