Chery, produsen mobil Tiongkok, mendorong batas-batas teknologi hibrida plug-in dengan powertrain Super Hybrid generasi berikutnya. Perusahaan mengklaim sistem terbarunya dapat memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga 2.000 kilometer (1.243 mil) tanpa mengisi bahan bakar—jarak yang setara dengan berkendara dari Adelaide ke Brisbane di Australia tanpa berhenti.
Peningkatan Penting dalam Desain Powertrain
Menurut direktur teknik eksekutif Chery, Peter Matkin, powertrain Super Hybrid generasi kelima menggabungkan mesin bensin efisiensi tinggi dengan kemampuan hybrid plug-in. Pengujian menunjukkan konsumsi bahan bakar serendah 2,98 liter per 100 kilometer (79 mpg) dalam pengujian WLTC, meskipun kondisi baterai pastinya selama pengujian ini masih belum jelas.
Kemajuan ini didorong oleh beberapa faktor:
- Efisiensi Mesin : Mesin bensin dilaporkan mencapai efisiensi termal sekitar 45%, menyaingi performa mesin Formula 1 satu dekade lalu.
- Mengurangi Kehilangan Drivetrain : Chery telah meminimalkan kehilangan daya di drivetrain hingga 23% dengan menggunakan dua transmisi khusus yang dioptimalkan untuk bobot kendaraan berbeda.
- Ketahanan Suhu Ekstrim : Powertrain dirancang untuk beroperasi dengan andal pada suhu berkisar antara -30 hingga 40+ derajat Celcius ( -22 hingga 104 derajat Fahrenheit) dan dapat disesuaikan untuk iklim yang lebih panas dengan paket khusus.
Angka Performa dan Jangkauan
Powertrain baru ini tidak hanya fokus pada efisiensi; mereka juga memberikan kinerja yang mengesankan. Chery mengklaim waktu akselerasi 0-100 km/jam (0-62 mph) dalam 4,3 detik dan kecepatan tertinggi 180 km/jam (112 mph).
Model saat ini di Australia – Tiggo 7, Tiggo 8, dan Tiggo 9 – sudah menggunakan sistem hybrid plug-in. Kendaraan ini dilengkapi baterai 18,4 kWh atau lebih besar 34 kWh, dipasangkan dengan mesin empat silinder 1,5 liter turbocharged.
Jangkauan listrik yang dilaporkan adalah 93km (Tiggo 7), 95km (Tiggo 8), dan 170km (Tiggo 9) menggunakan siklus NEDC. Perkiraan jangkauan gabungan mencapai 1.200km (Tiggo 7/8) dan 1.250km (Tiggo 9).
Mengapa Ini Penting
Klaim Chery penting karena mengatasi kekhawatiran utama pembeli kendaraan listrik dan hibrida: kecemasan akan jangkauan. Janji untuk menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dengan satu tangki—dikombinasikan dengan kemampuan listrik saja—dapat menjadikan kendaraan ini sangat kompetitif. Hal ini sangat relevan karena konsumen semakin menuntut opsi jarak jauh tanpa batasan pada kendaraan listrik murni. Fokus produsen mobil ini pada ketahanan terhadap suhu ekstrem juga menyoroti meningkatnya kebutuhan akan kendaraan yang dapat bekerja dengan andal dalam iklim yang keras.



























