BYD Shark 6: Set Ute Hibrida Plug-in yang Ditingkatkan untuk Peluncuran di Australia

21

Kendaraan BYD Shark 6 plug-in hybrid (PHEV) menerima peningkatan daya yang signifikan dan peningkatan kapasitas penarik, dengan peluncuran di Australia dalam waktu dekat. Dokumen sertifikasi pemerintah mengonfirmasi kedatangan model yang ditingkatkan ini, menjanjikan performa lebih tinggi tanpa lonjakan harga yang besar.

Peningkatan Tenaga dan Penarik

Shark 6 yang diperbarui akan menampilkan powertrain yang lebih bertenaga: mesin empat silinder 2.0 liter yang dipasangkan dengan motor listrik ganda (depan 200kW, belakang 150kW). Total keluaran sistem mencapai 345kW, meningkat 24kW dibandingkan model saat ini yang hanya 321kW. Ini mungkin tidak tampak seperti sebuah lompatan besar, namun manfaat sebenarnya ada pada kegunaannya. Shark 6 yang ditingkatkan memiliki kapasitas penarik rem sebesar 3,5 ton, naik dari batas yang ada saat ini yaitu 2,5 ton, sehingga jauh lebih mampu untuk digunakan bekerja atau rekreasi.

Apa Artinya Bagi Pembeli

Kesuksesan Shark 6 di Australia, yang penjualannya melebihi pesaingnya seperti Ford Ranger PHEV dan GWM Cannon Alpha PHEV meskipun hanya menawarkan satu varian, menunjukkan adanya permintaan pasar yang jelas akan kendaraan listrik dengan harga terjangkau. BYD terjual lebih dari 18.000 unit tahun lalu, sedangkan gabungan Ranger dan Cannon Alpha hanya mencapai 2.500 unit. Model 2.0T yang baru kemungkinan akan memperluas daya tarik BYD.

Model yang ditingkatkan ini memiliki massa tara yang sedikit lebih tinggi (2738kg vs. 2675kg) dan rem depan yang lebih besar untuk mengakomodasi tenaga tambahan. Tidak ada perubahan kosmetik yang terlihat pada gambar sertifikasi, namun ini mungkin hanya placeholder. Powertrain 2.0T pada awalnya hanya akan tersedia pada model bodi kabin ganda, dan varian kabin/sasis akan hadir pada akhir tahun 2026.

Konteks Pasar dan Pandangan

Kemampuan BYD untuk melemahkan pesaing dalam hal harga sambil memberikan kinerja kompetitif telah mengganggu segmen kendaraan PHEV Australia. Waktu untuk peningkatan ini sangatlah strategis; hal ini terjadi seiring dengan meningkatnya permintaan akan kendaraan kerja hibrida dan listrik. Shark 6 telah membuktikan bahwa pembeli tidak perlu membayar mahal untuk mendapatkan kendaraan listrik yang mumpuni.

Peluncuran varian 2.0T, bersamaan dengan opsi kabin/sasis yang akan datang, kemungkinan akan semakin memperkuat posisi BYD sebagai kekuatan dominan di pasar yang berkembang pesat ini. Kemampuan perusahaan untuk meningkatkan produksi dan mempertahankan harga yang kompetitif akan sangat penting untuk kesuksesan yang berkelanjutan.