CEO Ford Jim Farley telah mengindikasikan bahwa perusahaannya secara serius menjajaki kembalinya pasar kendaraan di Australia dengan model baru yang terinspirasi oleh kendaraan legendaris Falcon. Namun, kebangkitan tersebut tidak akan terjadi secara langsung; sebaliknya, Ford menargetkan kendaraan “unibody” berbasis mobil yang memprioritaskan kinerja dan kegunaan sehari-hari dibandingkan kemampuan membawa beban tradisional.
Sejarah Ute & Strategi Global Australia
Farley menekankan keunikan Australia dalam sejarah otomotif, dan mencatat bahwa negara tersebut pada dasarnya menciptakan pikap berbasis mobil pada tahun 1934 dengan Ford Coupe Utility. Warisan ini, dikombinasikan dengan permintaan lokal yang kuat akan kendaraan serbaguna seperti Falcon dan Commodore, menjadikan Australia sebagai pasar utama untuk proyek ini. Langkah ini juga sejalan dengan strategi Ford yang lebih luas untuk mendominasi sektor kendaraan komersial secara global, khususnya di pasar yang saat ini dipimpin oleh Toyota.
“Saya rasa negara ini telah memberikan pencerahan kepada dunia… Jadi, saya cukup serius mengenai hal ini.” — Jim Farley, CEO Ford
Menghindari Pendekatan Satu Ukuran untuk Semua
Tidak seperti sekadar mengimpor Maverick dari pasar AS, Ford bermaksud merekayasa kendaraan khusus untuk kondisi Australia. Perusahaan menyadari bahwa penggunaan di Australia “lebih ekstrem” dibandingkan di AS, dengan permintaan yang lebih tinggi untuk aplikasi komersial dan medan yang lebih sulit. Ini berarti menyesuaikan desain kendaraan, daya tahan, dan bahkan powertrainnya untuk memenuhi kebutuhan lokal.
Potensi Produksi & Opsi Powertrain
Meskipun Ford belum berkomitmen untuk menentukan lokasi produksi tertentu, kemungkinan untuk membangun kendaraan tersebut di Tiongkok masih terbuka lebar. Ford telah memanfaatkan produksi Tiongkok untuk model seperti SUV Territory, yang dijual di beberapa pasar kemudi kanan. Powertrainnya juga sedang dipertimbangkan, dan Farley mengakui adanya permintaan untuk versi performa tinggi. Namun, standar emisi yang ketat dapat mengesampingkan penggunaan mesin V8, meskipun ada minat yang kuat dari masyarakat lokal.
Garis Waktu Keputusan & Ekspansi di Masa Depan
Farley dan timnya akan menyelesaikan keputusan mengenai kendaraan unibody sebelum meninggalkan Australia minggu ini sebagai bagian dari rangkaian produk yang lebih besar senilai US$9 miliar. Di luar proyek ini, Ford juga secara agresif memperluas jajaran kendaraannya di AS, dengan rencana peluncuran model listrik terjangkau pada tahun 2027 dan pikap bertenaga pembakaran baru pada tahun 2029.
Kebangkitan kembali kendaraan yang terinspirasi oleh Falcon akan memanfaatkan preferensi budaya yang kuat terhadap kendaraan yang berorientasi pada performa di Australia sekaligus memperkuat posisi global Ford di pasar kendaraan yang kompetitif. Keputusan ini bergantung pada adaptasi kendaraan terhadap kondisi khas Australia, dan memastikan kendaraan tersebut dapat diterima oleh pengemudi lokal yang mengingat warisan dari kendaraan Falcon yang asli.



























