GWM Bersiap Meluncurkan Cannon Hi4-T PHEV untuk Menantang BYD dan Ford

4

Great Wall Motor (GWM) secara resmi meluncurkan Cannon Hi4-T plug-in hybrid (PHEV) ute di pameran motor Beijing. Langkah ini menandakan dorongan strategis ke dalam segmen plug-in hybrid Australia yang berkembang pesat, di mana GWM ingin bersaing secara langsung dengan BYD Shark 6 dan Ford Ranger PHEV mendatang.

Cannon Hi4-T diperkirakan akan tiba di Australia pada akhir Q3 2026, memberikan GWM strategi PHEV ganda bersama dengan Cannon Alpha PHEV yang lebih besar.

Performa dan Powertrain

Hi4-T menggunakan powertrain yang berasal dari rangkaian SUV off-road “Tank” GWM, yang secara khusus disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan utilitas.

Spesifikasi teknis utama meliputi:
Mesin: 2.0 liter turbocharged empat silinder (180kW / 380Nm).
Motor Listrik: Motor depan 130kW / 495Nm.
Total Output Sistem: 310kW dan 750Nm.
Akselerasi: 0–100km/jam hanya dalam 6,1 detik.
Transmisi: Hibrida otomatis sembilan kecepatan.

Meskipun BYD Shark 6 menggunakan suspensi belakang independen, Cannon Hi4-T tetap mempertahankan poros aktif di bagian belakang, sebuah pilihan desain yang umum di antara kendaraan tradisional Australia yang memprioritaskan ketahanan di bawah beban berat. Ia juga dilengkapi sistem penggerak empat roda paruh waktu dengan hubungan mekanis dan diferensial belakang pengunci.

Jangkauan, Baterai, dan Utilitas

Meski dilengkapi baterai berukuran besar, para insinyur GWM berhasil menyelipkan ban serep di bawah kendaraan dibandingkan memasangnya di dalam bak, sehingga menghemat ruang kargo.

  • Baterai: 33,1kWh Lithium Iron Phosphate (LFP).
  • Jangkauan Listrik (NEDC): 118km.
  • Total Jangkauan Gabungan: 1.017km.
  • Pengisian daya: Pengisian cepat DC dapat mengisi ulang baterai dari 30% hingga 80% dalam waktu sekitar 18 menit.
  • Kapasitas Derek: Meskipun spesifikasi Tiongkok mencantumkan 3.000kg, divisi Australia telah mengonfirmasi tingkat derek rem sebesar 3,5 ton.
  • Kemampuan V2L: Fitur “Kendaraan untuk Memuat” 6kW memungkinkan pengguna menyalakan perkakas atau peralatan kecil langsung dari ute.

Interior dan Teknologi

Kabin mewakili jalan tengah antara Cannon diesel standar dan Cannon Alpha yang lebih mewah. Ini menampilkan peningkatan teknologi yang signifikan, termasuk:
Kluster instrumen digital 10,25 inci.
Layar sentuh 15,6 inci yang menjalankan sistem infotainment Coffee 3 baru.
– Mode perangkat lunak khusus, termasuk “Mode Kamp” dan “Mode Sentinel” untuk pemantauan keamanan yang ditingkatkan.

Konteks Pasar: Ledakan PHEV

Waktu peluncuran ini sangat penting. Lanskap otomotif Australia sedang mengalami peralihan besar-besaran ke arah elektrifikasi. Pada tahun 2025, PHEV mengalami pertumbuhan yang mengejutkan sebesar 130,9% dari tahun ke tahun, menyumbang sekitar setengah dari seluruh penjualan kendaraan listrik.

Lonjakan ini sebagian besar dipimpin oleh pabrikan Tiongkok. GWM saat ini menjadi pemain teratas dalam transisi ini, dan menduduki peringkat ketiga merek PHEV terlaris di Australia. Dengan memperkenalkan Cannon Hi4-T, GWM memposisikan diri untuk menjangkau demografi yang lebih luas:
1. Pembeli yang Bernilai: Kemungkinan diberi harga lebih agresif dibandingkan Cannon Alpha atau BYD Shark 6.
2. Tradisionalis: Mereka yang menginginkan efisiensi hibrida namun membutuhkan ketangguhan truk berporos hidup dan berkapasitas penarik tinggi.

Intinya: GWM memanfaatkan dominasinya yang semakin besar di pasar hybrid untuk mengubah “perang ute” menjadi pertarungan efisiensi dan kemampuan teknologi tinggi, yang bertujuan untuk naik lebih tinggi lagi dalam peringkat merek terlaris di Australia.