Kendaraan listrik (EV) Renault yang populer di Eropa, termasuk Renault 5 E-Tech yang berperingkat tinggi, saat ini tidak dapat dijual di Australia karena peraturan keselamatan setempat yang ketat. Permasalahannya berpusat pada Australian Design Rule (ADR) 34/03, yang mengamanatkan titik tambatan paling atas untuk pengaman anak di setiap posisi kursi belakang.
Masalahnya: Tempat Penahan Anak
Renault 5, bersama dengan Renault 4 E-Tech, tidak memenuhi persyaratan standar ini. Glen Sealey, General Manager Renault Australia, membenarkan bahwa masalahnya terutama terletak pada penahan kursi anak di bangku belakang. Ini bukanlah kasus yang terisolasi; pabrikan lain, termasuk Deepal, BYD, dan Honda, menghadapi rintangan serupa dengan ADR 34/03 dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa merek telah menarik kembali kendaraannya atau bahkan mengubah modelnya (seperti Honda HR-V, yang diluncurkan sebagai mobil empat tempat duduk) untuk mematuhi kebijakan tersebut. Tesla sempat menghentikan sementara penjualan Model 3 untuk memperbaiki masalah serupa.
Biaya Kepatuhan: Hambatan Multi-Juta Euro
Renault memperkirakan bahwa untuk memenuhi persyaratan Renault 5 akan menelan biaya sekitar €3 juta (A$4,9 juta). Hal ini mencakup pengujian dan rekayasa ekstensif untuk memastikan jangkar memenuhi standar Australia, yang mengharuskannya menahan kekuatan dua kali lipat dari titik tambatan standar. Sealey menyatakan bahwa meskipun secara teknis dapat dipecahkan, biaya yang harus ditanggung Renault saat ini terlalu mahal.
Dinamika Pasar: Tingkat Adopsi EV yang Rendah
Keengganan Renault lebih jauh dipengaruhi oleh pasar kendaraan listrik Australia yang relatif kecil. Kendaraan listrik hanya menyumbang 8,3% dari total penjualan pada tahun 2025 (naik dari 7,4% pada tahun 2024), dengan Renault hanya menguasai pangsa pasar sebesar 0,37%. Perusahaan yakin tidak ada permintaan yang cukup untuk membenarkan tingginya biaya kepatuhan untuk model EV tambahan, terutama mengingat jajaran kendaraan Megane, Kangoo, dan Scenic E-Tech yang sudah ada.
Pengecualian: Renault 5 Turbo 3E
Renault 5 Turbo 3E berperforma tinggi menghindari masalah ini sepenuhnya karena tidak memiliki kursi belakang. Model ini tersedia untuk pesanan langsung dari pabrik di Eropa, tetapi dengan harga melebihi $300.000.
Tinjauan Pemerintah: Solusi Potensial di Masa Depan
Pemerintah Australia meluncurkan tinjauan pada akhir tahun 2024 untuk menyelaraskan ADR dengan standar internasional dan menyederhanakan proses homologasi. Namun, temuan tersebut belum dirilis meskipun tanggapan publik sudah ditutup pada Januari 2025. Produsen mobil lain, termasuk Mitsubishi dan Nissan, mengkritik peraturan Australia karena menyimpang dari norma global, sehingga menghambat peluncuran kendaraan.
Kesimpulan
Untuk saat ini, Renault 5 E-Tech masih belum tersedia di Australia karena kendala kepatuhan yang mahal. Situasi ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh produsen dalam menerapkan standar keselamatan unik Australia dan menggarisbawahi pentingnya kondisi pasar dalam menentukan kelayakan model kendaraan listrik baru. Masa depan mungkin akan membawa perubahan peraturan, namun sampai saat itu tiba, konsumen Australia akan kehilangan salah satu hatchback listrik terlaris di Eropa.
