Toyota Menarik Kembali Lebih dari 550.000 SUV: Masalah Penguncian Kursi

9

Toyota menarik kembali lebih dari 550.000 SUV Highlander dan Highlander Hybrid di Amerika Serikat karena kerusakan pada mekanisme penguncian sandaran kursi. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) melaporkan bahwa kendaraan yang terkena dampak – mulai dari model tahun 2021 hingga 2024 – mungkin mengalami sandaran kursi yang tidak dapat terkunci dengan aman setelah penyesuaian.

Masalahnya: Kunci Kursi Tidak Dapat Diandalkan

Penarikan kembali ini berdampak pada sejumlah besar kendaraan: total 550.007 unit. Masalahnya terletak pada pegas balik pada mekanisme sandaran kursi. Pegas yang rusak dapat menyebabkan kursi tidak dapat terkunci dengan benar, sehingga meningkatkan risiko cedera saat berhenti mendadak atau tabrakan. Meskipun risikonya tidak terlalu besar, sandaran kursi yang longgar dapat memperburuk kecelakaan.

Model yang Terkena Dampak

Model-model berikut termasuk dalam penarikan:

  • Toyota Highlander 2021-2024
  • Toyota Highlander Hibrida 2021-2024

Solusinya: Perbaikan Gratis di Dealer Toyota

Pemilik Toyota dapat mengatasi masalah ini dengan mengunjungi dealer Toyota setempat. Perbaikannya melibatkan penggantian pegas balik yang rusak pada mekanisme sandaran kursi. Perbaikan ini gratis, meskipun pemilik harus memperhitungkan waktu dan biaya perjalanan mereka.

Mengapa Ini Penting

Penarikan kembali otomotif menjadi semakin umum, dan integritas kursi sangat penting untuk keselamatan penumpang. Kursi yang tidak terkunci dengan benar dapat mengurangi efektivitas fitur keselamatan seperti sabuk pengaman dan kantung udara, sehingga berpotensi menyebabkan cedera parah jika terjadi kecelakaan. Penarikan kembali ini merupakan pengingat bahwa masalah mekanis sekecil apa pun dapat berdampak signifikan terhadap keselamatan. Perbaikannya relatif mudah, namun pemilik Toyota harus menjadwalkan janji temu untuk memastikan kendaraan mereka dirawat dengan baik.

Penarikan kembali ini menggarisbawahi pentingnya pemeliharaan kendaraan secara proaktif. Pemilik harus selalu menanggapi pemberitahuan penarikan dengan segera untuk meminimalkan risiko keselamatan. Tindakan cepat Toyota untuk mengatasi masalah ini menunjukkan komitmen terhadap keselamatan penumpang, bahkan dalam kasus di mana bahaya yang ada tampak terbatas.