Volvo Menarik Kembali 40.000 EX30 EV Karena Risiko Kebakaran

17
Volvo Menarik Kembali 40.000 EX30 EV Karena Risiko Kebakaran

Volvo memulai penarikan kembali lebih dari 40.000 kendaraan listrik EX30 di seluruh dunia karena potensi bahaya kebakaran yang berasal dari baterainya. Perusahaan telah menyarankan pemilik untuk membatasi pengisian daya hingga kapasitas 70% sebagai tindakan pengamanan segera. Penarikan kembali ini menyoroti risiko penting, dan sering kali diremehkan, terkait dengan teknologi kendaraan listrik (EV): kerusakan baterai dapat menyebabkan panas berlebih dan kebakaran yang sulit dipadamkan.

Detail Penarikan dan Potensi Biaya

Masalahnya terletak pada baterai EX30, yang mungkin rentan terhadap panas berlebih dalam kondisi tertentu. Penarikan tersebut, pertama kali dilaporkan oleh Reuters, saat ini sedang dikomunikasikan kepada pemilik kendaraan. Volvo memperkirakan biaya penggantian baterai yang rusak bisa mencapai $200 juta, biaya signifikan yang dapat berdampak pada keuangan perusahaan.

Dampak dan Pengawasan Peraturan AS

Hingga laporan ini diterbitkan, jumlah kendaraan EX30 yang terkena dampak di Amerika Serikat masih belum jelas. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) belum mengeluarkan pemberitahuan penarikan resmi, meskipun penyelidikan telah dilakukan ke Volvo untuk rincian lebih lanjut. EX30, diluncurkan sebagai penerus EX90 yang lebih terjangkau, mulai dikirimkan di AS pada akhir tahun 2024.

Implikasi Lebih Luas terhadap Keamanan Kendaraan Listrik

Penarikan kembali ini menggarisbawahi kekhawatiran yang berkembang dalam industri kendaraan listrik: bahaya yang melekat pada sistem baterai bertegangan tinggi. Tidak seperti kebakaran akibat bensin, kebakaran pada baterai kendaraan listrik bisa sangat sulit untuk dipadamkan, terkadang memerlukan bahan pemadam khusus dan prosedur pendinginan yang berkepanjangan. Beberapa produsen mobil bahkan telah menginstruksikan pemilik untuk memarkir kendaraan yang terkena dampak jauh dari gedung atau mobil lain karena besarnya risiko. Popularitas EX30 di Eropa menunjukkan penarikan ini dapat berdampak negatif terhadap penjualan di masa depan dan kepercayaan konsumen terhadap model tersebut.

Penarikan kembali kendaraan ini menjadi pengingat bahwa meskipun kendaraan listrik menawarkan manfaat bagi lingkungan, kendaraan tersebut juga menghadirkan tantangan keselamatan unik yang memerlukan pengujian ketat dan kontrol kualitas untuk mencegah kegagalan besar.

Situasi ini diawasi secara ketat oleh badan pengawas dan industri otomotif, karena insiden tersebut kemungkinan akan mempengaruhi desain baterai dan standar keselamatan di masa depan.