McLaren Automotive menandakan perubahan besar dalam arah kreatifnya dengan menunjuk Kemal Curic sebagai Chief Design Officer baru. Curic, seorang veteran industri otomotif yang sangat mengutamakan performa dan kemewahan, ditugaskan untuk mendefinisikan identitas visual merek McLaren untuk era berikutnya.
Dari Performa Ford hingga Kemewahan McLaren
Curic bergabung dengan pabrikan supercar yang berbasis di Woking setelah menjalani karir yang luas dan terkenal di Ford dan Lincoln. Latar belakangnya adalah perpaduan unik antara keandalan pasar massal dan prestise desain kelas atas, yang sangat penting karena McLaren berupaya menyeimbangkan performa ekstrem dengan kemewahan yang semakin canggih.
Lintasan profesionalnya mencakup beberapa pencapaian penting:
– Ford Eropa: Pengembangan karier awal dengan mengerjakan model dasar seperti Fiesta, Mondeo, dan Kuga.
– Kepemimpinan Desain Global: Kepindahan ke kantor pusat Ford di Dearborn, Michigan, tempat ia berkontribusi pada proyek-proyek ikonik, terutama Mustang 2015.
– Lincoln Luxury: Menjabat sebagai Manajer Desain Eksterior untuk Lincoln Continental dan kemudian sebagai Kepala Desain untuk Lincoln, mengawasi model seperti Zephyr, Nautilus, dan Navigator.
– Spesialisasi Kinerja: Baru-baru ini, ia menjabat sebagai Direktur Desain Global Kendaraan Kinerja Ford.
Pendekatan Holistik terhadap Desain
Dalam peran barunya, pengaruh Curic akan melampaui sekedar “tampilan” mobil. Ia akan bertanggung jawab atas keseluruhan ekosistem estetika portofolio McLaren, termasuk:
– Desain Eksterior dan Interior: Mendefinisikan siluet dan pengalaman kokpit pengemudi.
– CMF (Warna, Bahan, dan Hasil Akhir): Menyeleksi tekstur sentuhan dan visual yang mendefinisikan merek mewah.
– Integrasi Lintas Departemen: Bekerja bersama tim teknik dan strategi produk untuk memastikan bahwa keunggulan desain tidak mengurangi identitas inti McLaren yaitu teknik ringan dan berkinerja tinggi.
Mengapa Langkah Ini Penting
Penunjukan ini sangat penting karena McLaren sedang menjalani masa transisi. Ketika merek tersebut bergerak menuju jajaran produk yang berpotensi lebih beragam—termasuk rumor tentang SUV masa depan—tantangannya terletak pada mempertahankan “keterlibatan emosional” dari sebuah supercar sambil memenuhi ekspektasi pasar barang mewah yang canggih.
Dengan mempekerjakan seorang desainer yang telah berhasil mengelola otot Amerika yang ikonik (Mustang) dan kemewahan yang berkelas (Lincoln), McLaren memposisikan dirinya untuk menjembatani kesenjangan antara performa mentah dan mendalam dengan kemewahan kelas atas yang dapat digunakan.
Curic akan bertanggung jawab untuk membentuk visi desain dan arahan kreatif portofolio McLaren Automotive, memastikan merek tersebut terus menetapkan standar tertinggi dalam kemewahan performa tinggi.
Kesimpulan
Dengan mendatangkan Kemal Curic, McLaren memanfaatkan keahlian mendalam dalam performa dan estetika premium untuk menyempurnakan identitas mereknya. Langkah ini menunjukkan bahwa produsen mobil tersebut sedang bersiap untuk mengembangkan bahasa desainnya untuk memenuhi pasar global yang lebih beragam dan berorientasi pada kemewahan.
