Data baru menunjukkan adanya lonjakan signifikan dalam percepatan hukuman di seluruh Inggris, dengan aktivitas penegakan hukum yang mencapai tingkat tertinggi dalam empat tahun terakhir. Berdasarkan temuan dari perusahaan teknologi keselamatan jalan raya OOONO, yang diperoleh melalui permintaan Kebebasan Informasi (FOI), sebagian besar wilayah hukum kepolisian mengalami peningkatan jumlah denda yang dikenakan kepada pengendara.
Lanskap Penegakan Hukum di Kawasan
Data yang mencakup 24 wilayah kepolisian menunjukkan bahwa tren denda ngebut cenderung meningkat di hampir setiap wilayah. Meskipun ada pengecualian kecil, keseluruhan lintasan mengarah pada pemantauan jalan yang lebih ketat.
Wilayah teratas berdasarkan volume denda (2024/25):
- West Yorkshire: 384.219 denda (↑ 13% dari tahun lalu)
- Devon & Cornwall: 184.242 denda (↑ 40% dari tahun lalu)
- Warwickshire: 177.373 denda (↓ 15% dari tahun lalu)
- West Midlands: 147.070 denda (↑ 67% dari tahun lalu)
- Nottinghamshire: denda 99.067 (↑ 6% dari tahun lalu)
Penurunan signifikan di Warwickshire disebabkan oleh penghapusan kamera kecepatan rata-rata sementara pada tautan M6-M42 yang telah meningkatkan angka sebelumnya. Namun, lonjakan besar-besaran di West Midlands (+67%) dan Devon & Cornwall (+40%) menunjukkan peningkatan yang lebih luas dan sistemik dalam pengendalian kecepatan di seluruh negeri.
London: Pusat Pergeseran Kecepatan 20mph
Dampak dari peningkatan penegakan hukum ini paling terlihat jelas di London, yang mencatat angka mengejutkan sebesar 778.600 tilang ngebut.
Lonjakan ini sebagian besar didorong oleh perubahan kebijakan besar: perluasan pesat zona 20mph. Saat ini, lebih dari separuh jalan di London tunduk pada batas bawah ini, dengan 21 dari 33 wilayah menerapkannya sebagai pengaturan default. Meskipun zona-zona ini diterapkan untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki dan pengendara sepeda, zona-zona ini telah menciptakan lanskap penegakan hukum baru yang sulit dinavigasi oleh banyak pengemudi.
Hotspot Penegakan Hasil Tinggi
Data ini menyoroti bagaimana kamera tertentu telah menjadi pendorong pendapatan besar bagi kota ini:
– A40 (London Barat Laut): Sebuah kamera mengeluarkan 50.000 denda pada tahun 2024, yang berarti denda lebih dari £5 juta.
– Chelsea (King’s Road): Sebuah kamera dilaporkan menangkap 851 pengemudi dalam satu hari, angka ini diyakini sebagai rekor di Inggris.
– Camden: Wilayah ini memiliki kepadatan kamera pengukur kecepatan tertinggi di ibu kota, dengan 135 unit.
Tingginya Biaya Ketidakpatuhan
Konsekuensi finansial dan hukum dari ngebut menjadi semakin parah. Di luar denda standar sebesar £100 dan tiga poin penalti, penundaan hukum dapat meningkatkan kesalahan lalu lintas sederhana menjadi masalah pidana yang jauh lebih mahal.
Kasus terkenal baru-baru ini yang melibatkan aktor Eddie Redmayne menggambarkan risiko ini. Setelah ketahuan mengemudi dengan kecepatan 48mph di zona 20mph di Earls Court, kegagalan untuk menyerahkan dokumen yang diperlukan tepat waktu menyebabkan tuntutan pidana. Hasilnya adalah total biaya melebihi £1,500, termasuk denda, biaya pengadilan, dan biaya tambahan untuk korban, serta poin penalti pada SIM-nya.
Mengapa Ini Penting
Tren ini menunjukkan adanya perubahan mendasar dalam pengelolaan jalan raya di Inggris. Peralihan dari batas kecepatan tradisional 30mph ke zona 30mph yang lebih luas mewakili gerakan menuju “penegakan hukum pasif”, dimana teknologi otomatis menggantikan kehadiran polisi secara fisik. Bagi pengendara, hal ini berarti bahwa penyimpangan kecil sekalipun dari batas baru yang lebih rendah dapat mengakibatkan sanksi finansial yang signifikan dan komplikasi hukum.
Kesimpulan
Kenaikan tajam denda ngebut di Inggris mencerminkan tren nasional menuju penegakan hukum yang lebih ketat dan berbasis teknologi, khususnya melalui perluasan zona 32 km/jam. Karena semakin banyak wilayah yang menerapkan batas bawah ini, pengemudi menghadapi risiko lebih tinggi berupa denda finansial yang besar dan tindakan hukum bahkan untuk pelanggaran kecil sekalipun.





























